Sepintas, nama blue whale challenge terdengar menarik di
telinga. Tapi siapa sangka, fenomena yang sedang marak di dunia maya ini banyak
memakan korban, orang orang menyebutnya 'tantangan bunuh diri'. Beberapa remaja
Rusia yang meninggal belum lama ini dikait-kaitkan dengan tantangan atau challenge
yang mematikan ini, walaupun laporan ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.
Kekhawatiran muncul jika tantangan ini menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.
Tapi sebenarnya apa dan bagaimanakah cara kerja Blue Whale Challenge ini?
Sebelumnya, mari kita perhatikan mengapa dinamakan blue
whale challenge. Ada beberapa pendapat bahwa nama tersebut diambil dari
banyaknya peristiwa paus biru yang terdampar di pantai, beberapa berpendapat
bahwa paus yang terdampar tersebut disebabkan oleh dirinya sendiri, dengan kata
lain, sang paus sengaja mendamparkan diri untuk menjemput ajalnya. Diduga, nama
ini kemudian digunakan oleh sang pembuat tantangan mematikan ini. Target
pembuat tantangan ini adalah remaja yang sedang mencari jati diri, yang dikenal
nekat demi mencari jati diri mereka.
Lalu bagaimana cara kerjanya?
Cukup sederhana, ada seorang kurator memberikan 50 tugas yang harus
diselesaikan selama 50 hari. Tugas atau tantangan yang diberikan semakin
meningkat, dari melihat film horror, video kekerasan, dan diakhiri dengan
seruan bunuh diri.
Ciri anak yang terkena dampak Blue Whale Challenge
1. Menjadi tertutup
2. Menarik diri dari masyarakat
3. Mempunyai banyak kontak baru
4. Banyak menghabiskan waktu di dunia maya
5. Mengganti tampilan layar ponsel saat ada orang tua
1. Menjadi tertutup
2. Menarik diri dari masyarakat
3. Mempunyai banyak kontak baru
4. Banyak menghabiskan waktu di dunia maya
5. Mengganti tampilan layar ponsel saat ada orang tua
Apakah saya perlu khawatir?
Tentu saja perlu, namun jangan berlebihan. Seorang anak yang mendapat kasih sayang yang cukup dari orang-orang terdekatnya tidak akan cukup nekat untuk berani mencoba hal-hal seperti ini. Biarkan mereka larut dalam dunia maya, tapi anda juga harus melakukan pengecekan secara berkala. Karena sesuatu yang negatif tidak selalu berkaitan tentang internet, melainkan seorang yang kurang mendapat perhatian atau kasih sayang, lalu mereka mencoba melampiaskan kekesalan mereka dengan cara seperti Blue Whale Challenge ini.
Tentu saja perlu, namun jangan berlebihan. Seorang anak yang mendapat kasih sayang yang cukup dari orang-orang terdekatnya tidak akan cukup nekat untuk berani mencoba hal-hal seperti ini. Biarkan mereka larut dalam dunia maya, tapi anda juga harus melakukan pengecekan secara berkala. Karena sesuatu yang negatif tidak selalu berkaitan tentang internet, melainkan seorang yang kurang mendapat perhatian atau kasih sayang, lalu mereka mencoba melampiaskan kekesalan mereka dengan cara seperti Blue Whale Challenge ini.
No comments:
Post a Comment