Yang abadi hanya perubahan, ucap Kepala Kantor waktu itu. Benar juga, batinku. Senyaman-nyamannya manusia hari ini, kelak akan merasakan ketidaknyamanannya, cepat atau lambat. Ditinggal sementara atau selamanya. Ah sedih juga, sepertinya lebih menyenangkan membahas sisi baiknya saja.
