Jaket yang sudah sedikit lusuh ini kulipat perlahan, lalu kuletakkan di samping kepala sebagai satu-satunya teman tidur. Salah satu barang pemberianmu ini tak pernah absen menemaniku terlelap meraih mimpi yang penuh harap. Tanpa bantal, tanpa guling. Hanya beralas sepetak kasur kapuk yang mulai termakan usia.
