Stasiun Terakhir



Karis tengah duduk di depan laptopnya, di sebuah kafe yang terletak di pinggir kota tempat ia tinggal, berteman es kopi susu gula aren yang baru saja datang diantar pelayan. Bersama dengan es kopi tersebut, pelayan tadi juga membawa asbak kosong berwarna hitam, lalu meletakkannya di samping laptop yang di bagian belakang layarnya penuh dengan tempelan stiker band lokal.