Perjalanan dari basecamp ke pos satu sebenarnya didominasi oleh trek yang landai, namun jarak tempuhnya yang jauh membuat kami yang jalannya sangat santai ini memerlukan sekitar satu jam untuk sampai di pos 1 bayangan (pos sebelum pos 1). Kami istirahat sejenak di pos 1 bayangan, karena di pos 1 bayangan ini terdapat shelter yang meneduhkan hari yang cukup menyengat. Kami lalu membeli semangka yang segarnya tiada tara, sepotong semangka di gunung mungkin akan menjadi salah satu makanan favorit bagi saya nantinya.
Perjalanan menuju pos 1 ini sebenarnya tidak terlalu menguras tenaga, trek awal didominasi oleh trek landai yang belum menyiksa dengkul, aman lah, namun karena memang jaraknya yang jauh, total perjalanan dari basecamp ke pos 1 yaitu 2jam. Sampai di pos 1, kami kemudian istirahat di shelter yang tersedia, membeli gorengan untuk sedikit mengganjal perut yang lapar. Perjalanan dilanjutkan ke pos 2, trek menuju pos 2 sudah mulai lumayan menanjak, sesekali terjal. Setelah sekitar satu jam berjalan, kami sampai di pos 2 bayangan (pos sebelum pos 2). Di pos 2 bayangan kami istirahat sebentar lalu melanjutkan perjalanan, kami kembali berjalan, hingga sekitar satu jam kami baru sampai di pos 2. Pos 2 adalah lahan terbuka, namun tetap ada shelter di sana, di sana kami kembali beristirahat sembari membeli semangka dan mendoan yang memang sangat nikmat jika dimakan dalam kondisi yang serba keterbatasan.
Setelah cukup beristirahat, kami lalu melanjutkan perjalanan menuju pos 3. Kata bapak-bapak penjual mendoan di pos 2 tadi, dari basecamp-pos 1, pos 1-pos 2, dan pos 2-pos 3 memiliki estimasi waktu yang relatif sama, maka apabila dari basecamp ke pos 1 dan dari pos 1 ke pos 2 memakan waktu masing-masing 2 jam perjalanan. Kiranya waktu yang dibutuhkan untuk sampai di pos 3 adalah sama, yaitu 2 jam. Trek menuju pos 3 ini masih sama seperti trek dari pos 1 ke pos 2, sedikit menanjak dan sesekali terjal. Setelah berjalan sekitar 2 jam, kami telah sampai di pos 3. Total, kami menghabiskan 6 jam untuk bisa sampai di pos 3 ini.
Di pos 3 ini, mulai ada bimbang diantara kami, mengingat hari sudah gelap, dan pos selanjutnya adalah pos 4 (samarantu) yang terkenal dengan mitosnya, sedangkan ada salah satu dari teman kami yang sedang 'tidak suci', terjadi perdebatan, sebagian termasuk saya menyarankan untuk lanjut, namun sebagian lain yang salah satunya teman yang sedang 'tidak suci' tadi menyarankan untuk mendirikan tenda di pos 3 saja, setelah terjadi perundingan yang cukup lama, kami memutuskan untuk bermalam di pos 3.
Di gunung, kita harus pandai-pandai menguasai ego, jangan biarkan ego yang menguasai kita. Karena jika ego yang berbicara, perjalanan itu akan kalah, dimakan oleh ego masing-masing orang yang punya kepentingannya masing-masing pula. Percayalah, tidak akan rugi dirimu mengorbankan ego sendiri demi kepentingan bersama, karena setelah itu, semesta sedang menyusun kejutan yang tak pernah berhenti membuat hati terpana, bahwasannya benar, mengalah tidak selalu berarti kalah.


No comments:
Post a Comment