Tunggulah Aku



Hari ini, saya ingin sedikit bercerita tentang konser salah satu grup band yang menurut saya menjadi anomali, khususnya di skena musik Indonesia. Grup band itu adalah Sheila On 7.

Beberapa bulan yang lalu, Sheila On 7 membuka rangkaian tour mereka ke beberapa kota besar di Indonesia. Kebetulan saya dapat di Bandung, yang sekaligus menjadi kota penutup pada rangkaian tour mereka tahun ini.

Sempat terjadi sedikit kendala yang mengakibatkan venue berubah beberapa kali. Stadion Siliwangi, Bandung Lautan Api, lalu yang terakhir yaitu Jalak Harupat.

Sheila On 7 membuka pertunjukan malam itu dengan lagu Pagi yang Menakjubkan, berhias kembang api dan confetti, merapatkan sheila gank yang datang dari banyak kota, akhirnya lebih memadatkan lapangan utama Si Jalak Harupat.

Saya hanya terfokus pada 3 om-om yang ada di depan saja pada awalnya. Duta, Eross, dan Adam menjadi tiga serangkai yang berpadu menggores telinga dengan nada-nada yang mereka lantunkan. Hingga akhirnya saya tersadar ada orang-orang lain di belakang mereka.

Saya banyak terfokus pada satu-satunya wanita yang ada di belakang, Aisha. Putri Om Duta yang ternyata sekarang sudah ikut ke panggung-panggung bapaknya. Sedikit asing karena jadi ada suara perempuan di lagu-lagu Sheila On 7, namun ternyata malah jadi satu elemen yang kian memperindah musiknya.



Selain berhias confetti dan kembang api, malam itu Om Sakti juga tiba-tiba hadir untuk memainkan gitar di beberapa lagu Sheila On 7. Membawa kenangan lama saat Sakti masih menjadi pendamping Eross dalam menyayat melodi gitarnya.



Malam itu ditutup dengan lagu Tunggulah Aku di Jakarta. Sesuai judul tour mereka kali ini, berhias kembang api yang sudah tak terhitung jumlahnya. Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan.

Menurut saya, hanya sedikit grup musik di Indonesia yang bisa menyamai anomali Sheila On 7, Dewa 19 salah satunya. Ah, tapi siapa saya membandingkan kemasyhuran grup-grup musik, terkhusus yang ada di Indonesia, silakan mendengarkan apa yang kalian suka. Karena itu hak prerogatif telinga kalian.

Pada akhirnya saya hanya ingin berterima kasih, terkhusus untuk Sheila On 7 sendiri. Telah memberi pengalaman yang menyenangkan untuk dikenang di masa mendatang. Apapun itu, tetaplah seperti judul di salah satu album kalian, Jalan Terus!





di kereta menuju Purwokerto,

29 September 2024

No comments:

Post a Comment