Terima Kasih


Awalnya aku sempat meragukan seperti apa wujud kota yang akan kutuju ini, bisakah aku mengikuti arusnya, atau harus terbuang dari arus yang ada.

Ambisi Perusak Nurani


Ada rasa senang dan susah saat mendengar keputusannya untuk ikut. Senang karena ada suatu yang tak biasa, susah karena terlalu memikirkan kemungkinan terburuk yang selalu membayangi.

Salah


Rinai hujan menghiasi perjalanan kami pulang, jalanan di pegunungan ini hampir tak terlihat, tertutup kabut yang semakin menebal seiring dengan hari yang kian gelap, kurasakan ada sepasang tangan yang masuk di saku samping jaket jeans hitam yang tengah kugunakan, lalu perlahan memeluk pinggangku erat.

Gusar



Detak jam dinding semakin kencang seiring malam yang semakin larut, sunyi yang semakin memenuhi ruangan, dan pikiran yang tak mau berhenti menebak, sebenarnya apa yang dimaksud oleh tingkah lakumu itu?