Satu kebiasaan yang sering kulakukan sebelum masuk rumah, menunggu punggungmu lenyap dari gang kecil tempat tinggalku berada. Walau jujur, aku benci tiap kali hal itu terjadi. Entah kenapa sebenarnya diriku tak ingin ragamu hilang ditelan jalanan, aku ingin ragamu di sisiku, selalu.
Renjana
Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri, yang tak bisa dipaksa oleh alasan yang tak konkret. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri, yang merdeka dari label-label cap romansa lama. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri, yang tidak begitu saja mengikuti arus yang ada.
Belum Ada Judul
Terjebak dalam waktu yang menuntut jawaban dari sebuah kebimbangan, dipaksa menelan serat-serat pahit yang disebut takdir, memilih untuk menggores atau digores, logika atau rasa, insting atau akal.
Subscribe to:
Comments (Atom)


