Sesuatu tentang Roda Dua


Waktu terbaik menghabiskan hari adalah di kala malam, saat sang surya telah dilahap gulita, di atas motor berdua.

Walau perbincangan yang ada akan bersahut sahutan dengan suara klakson bus kota, namun akan ada sesuatu yang timbul dan membekas di dalamnya. Di atas roda dua kita saling berbagi cerita, entah canda tawa, entah duka lara. Motor ini istimewa, bagi yang tahu rasanya.

Dengan motor ini, kita pernah menuju ke tempat-tempat yang tak disangka-sangka keberadaannya. Mulai dari sungai dengan arung jeramnya hingga gunung dengan segala kearifannya. Tempat favorit berbincang, tempat favorit saat sekiranya  sedang tak ada sesuatu yang ingin dikerjakan, sekadar untuk mengusir suntuk dari sebuah tekanan bernama hidup. Kemana roda berputar, di situlah hati bersarang. Panas terik bukan halangan, hujan badai? Emm, pikir-pikir dulu deh, hehe.

Aku punya mimpi, suatu saat, walau mobil adalah tempat yang nyaman untuk berpergian, kita akan berkelana dengan motor ke suatu destinasi yang telah lama diimpi-impikan. Tidak melulu harus jauh dan mahal, terkadang hanya rindu yang menyapa kalbu untuk membiarkan knalpot ini menderu, menyusuri jalanan yang kadang penuh debu. Materi bukan segalanya, walau tak bisa dipungkiri pula tanpa materi kita tak bisa apa-apa. Namun jika hanya materi melulu yang dipuja, seseorang hanya ibarat mesin yang tak akan berhenti menghamba. Lupa bahwa suatu pekerjaan yang dilakukan secara berlebihan akan menjauhkanmu dari kebahagiaan.


Wonogiri, 3 November 2018

No comments:

Post a Comment